NKT 5
Kebutuhan Masyarakat

NKT 5
Kebutuhan Dasar Masyarakat Setempat

Temuan :

Berdasarkan hasil konsultasi dengan masyarakat di 4 kampung (Kampung Kanggup, Sesnukt, Naga dan Butiptiri)  dan pengamatan di lapangan, masyarakat di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL menunjukkan bahwa masyarakat di 4 kampung kampong tersebut memiliki ketergantungan terhadap areal IUPHHK-HA PT. TTL dan sekitarnya dalam batas lanskap :

  • Masyarakat Kampung Kanggup memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa protein (daging dan ikan), air (mata air dan sungai); serta memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan. Di areal IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk berburu, namun  lokasi khusus untuk memancing (S. Muyu, S. Mih, S. Tak, S. Ambodagon, dan S. Kao) dan lokasi khusus sebagai sumber air (minum dan MCK) (S. Tak, S. Mih, S. Muyu, S. Ambodagon, S. Kao, Mata air Kanggup, Mata air Miniwa, Mata air Koiman, Mata air Beogin, dan Mata air Tak). Di luar areal IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan
  • Masyarakat Kampung Naga memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa protein (daging dan ikan), air (sungai); serta memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan. Di areal IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk berburu, namun terdapat lokasi khusus untuk memancing (S. Bian dan Kao)  dan lokasi khusus sebagai sumber air (minum dan MCK) (S. Igenu, S. Igenu Induk, S. Kunidagon, S. Kao, dan S. Bian). Di luar areal IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan.
  • Masyarakat Kampung Sesnukt memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa protein (daging dan ikan), air (sungai), bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan. Areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk berburu, namun ditemukan lokasi khusus untuk memancing (S. Muyu) dan lokasi khusus sebagai sumber air (minum dan MCK) (S. Kao); namun tidak ditemukan lokasi khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan.
  • Masyarakat Kampung Butiptiri memiliki tingkat ketergantungan > 50% terhadap areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa protein (daging dan ikan), air (sungai), bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan. Areal di luar IUPHHK-HA PT. TTL tidak ditemukan lokasi khusus untuk berburu, namun terdapat lokasi untuk memancing (S. Kao dan S. Bian) dan lokasi khusus sebagai sumber air (minum dan MCK) (S. Kao dan S. Bian); namun tidak ditemukan lokasi khusus untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa bahan-bahan (rumah, perahu, bahan bakar/kayu bakar), dan obat-obatan.

    Berkaitan dengan informasi tersebut di atas, maka di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 5.

    Kesimpulan :

    Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 5.

     

SEBARAN NKT 5 DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL