NKT2
Ekosistem, Mosaik pada Level Lanskap dan Lanskap Hutan Utuh

NKT 2.1
Kawasan Bentang Alam Luas yang Memiliki Kapasitas untuk Menjaga Proses dan Dinamika Ekologi Secara Alami

Temuan :

  1. Areal IUPHHK-HA PT. TTL merupakan bagian dari wilayah EBA South Papua Lowlands; dan sebagian arealnya termasuk wilayah KHG.
  2. Dengan demikian, di areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 2.

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 2.1.

SEBARAN BURUNG ENDEMIK DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL

SEBARAN NKT 2.1 DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL

NKT 2.2
Kawasan Alam yang Berisi Dua atau Lebih Ekosistem dengan Garis Batas yang Tidak Terputus (berkesinambungan)

Temuan :

  1. Berdasarkan hasil analisa GIS dan survei lapangan menunjukkan bahwa di areal IUPHHK-HA PT. TTL terdapat 3 tipe ekosistem yaitu (1) Hutan dataran rendah, (2) Rawa air tawar, dan (3) Rawa gambut.
  2. Dengan demikian di areal tersebut ditemukan adanya lebih dari 2 tipe ekosistem yang saling berhubungan dengan garis batas yang tidak terputus.
  3. Mengacu kepada Panduan Identifikasi NKT, berdasarkan temuan di atas maka dapat dipastikan kriteria NKT 2.2 ditemukan di areal IUPHHK-HA PT. TTL

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 2.2.

EKOSISTEM DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL

SEBARAN NKT 2.2 DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL

NKT 2.3
Kawasan yang Mengandung Populasi dari Perwakilan Spesies Alami yang Mampu Bertahan Hidup

Temuan :

Di areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 1.1, NKT 2.1, dan NKT2.2;

Di areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan empat spesies burung yang termasuk predator tinggi yaitu Elang Siul (Haliastur sphenurus), Elang Bondol (Haliastur indus), Elanglaut Perut-putih (Haliaeetus leucogaster), dan Elangrawa coklat (Accipiter fasciatus).

Oleh karena itu di areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 2.3.

Kesimpulan :

Di dalam dan sekitar areal IUPHHK-HA PT. TTL ditemukan NKT 2.3.

SEBARAN NKT 2.3 DI DALAM DAN SEKITAR AREAL IUPHHK-HA PT. TTL